Medali Emas Kesepuluh Indonesia di Asian Games 2018

Spread the love

Medali Emas Kesepuluh Indonesia di Asian Games 2018

Tenis mempersembahkan emas ke-10 bagi Indonesia di ajang Asian Games 2018. Emas ke-10 datang dari nomor ganda campuran lewat pasangan Christoper Rungkat-Aldilla Sutjiadi.
Di final yang berlangsung di Jakabaring Tennis Center Palembang, Sabtu 25 Agustus 2018, Christoper Rungkat-Aldilla Sutjiadi sukses mengemas kemenangan 2-1 atas ganda Thailand Luksika Kumkhum-Ratiwatana Sonchat lewat super tie break dengan skor akhir 6-4, 5-7 (10-7) dalam pertandingan berdurasi lebih dari dua jam.

Raihan itu menjadi medali emas kedua bagi Indonesia di nomor campuran setelah cukup lama absen meraih medali emas. Terakhir nomor ini menyumbangkan emas pada Asian Games 1990 lalu dari Yayuk Basuki dan Hary Suharyadi.
Secara keseluruhan, Christoper Rungkat-Aldilla Sutjiadi juga menjadi medali emas ke-15 bagi Indonesia sepanjang keikutsertaan tim Merah Putih di ajang ini sejak 1958 di Tokyo.
Emas ini juga jadi penghapus dahaga cabang tenis setelah puasa medali sejak 2002 lalu. Medali terakhir cabang ini dihasilkan 16 tahun lalu lewat tim beregu putra yang memperoleh perunggu.

Medali emas dari cabang ini menjadi kejutan. Pasalnya, tenis tidak masuk dalam 14 cabang olah raga yang diproyeksikan merebut medali emas. Terlebih, yang dikandaskan oleh Christoper Rungkat-Aldilla Sutjiadi adalah unggulan kelima sedangkan mereka hanya unggulan ke-11.
Usai pertandingan, Christoper Rungkat-Aldilla Sutjiadi mengatakan bahwa dia senang akhirnya bisa mengakhiri masa paceklik medali di Asian Games 2018 karena cukup lama tidak menyumbangkan emas, bahkan Christoper Rungkat lupa bahwa mereka sedang bertanding untuk medali emas.

Senang bisa mengakhiri masa paceklik medali di Asian Games. Setelah beberapa tahun, saya juga lupa dengan adanya medali emas. Saya dan Aldilla bangga sekali,” ujar Christoper Rungkat. Keduanya senang, karena bisa membuktikan bahwa tenis juga harusnya layak diperhitungkan untuk medali.
Menurutnya, kunci kemenangan mereka adalah karena bisa bermain lepas. Strategi yang diterapkannya, bermain di depan dan Aldilla di base line berjalan mulus hingga babak final.

 

Sumber:http://www.pikiran-rakyat.com&youtube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *